Masuk

Ingat Saya

Generasi Muda dalam Genggaman Pencegahan

Generasi Muda dalam Genggaman Pencegahan – Sekian banyak langkah dan cara yang sudah kita lakukan. Apa kita harus tetap diam dan tertegun tanpa berbuat apa-apa? Waktunya kita bangkit. Bangkit dari keterpurukan, bangkit dari krisis radikalisme yang tak pernah ada hentinya menyerang. Sebagai generasi muda, tentu kita mencari dan terus berpikir langkah apa yang akan kita lakukan untuk mengantisipasi bahkan mewaspadai aksi radikal yang bisa menyerang siapa saja.

Begitupun generasi muda dalam genggaman pencegahan, pastinya kita akan mencari cara agar generasi-generasi muda lainnya tidak terhanyut dan masuk dalam kumpulan yang sebenarnya tidak baik untuk dilakukan. Seperti artikel yang saya tulis kemarin, selain kita mencegah untuk diri sendiri, kita juga bisa menghargai suatu perbedaan, menghindari perselisihan, dan saling memahami antara satu generasi dengan generasi lainnya.

Apakah kita bosan? Tentu tidak. Jika kita sama-sama kuat dan bersatu padu untuk menyelamatkan generasi muda dari aksi terorisme maka tidak sedikit dari generasi muda yang akan selamat dari genggaman tindak radikal.

Setelahnya, apa yang akan kita lakukan agar perilaku terorisme berkurang bahkan tidak ada lagi di Indonesia? Selain kita bersinergi, kita juga dapat memanfaatkan media sosial maupun di luar media tersebut untuk melakukan aksi nyata seperti memberi solusi, mediasi untuk menghentikan bibit-bibit radikal.

Intinya adalah generasi muda harus lebih peka dan aktif memberantas perilaku terorisme sedari dini. Bukan tanpa tujuan, hal ini dilakukan dengan tujuan dan harapan yang sama. Sama untuk membangun Indonesia lebih baik, sama untuk mencegah generasi muda masuk dalam aksi radikal, sama untuk menggenggam generasi muda dalam pencegahan perilaku terorisme yang kian hari kian meluas.

 

#DamaiDalamSumpahPemuda